Melihat Wajah Yesus Dalam Karya Ciptaan
Paska pandemi Covid-19, gereja terus mengerjakan pelayanan sakramen. Untuk menjaga tetap steril, gereja menggunakan hosti yang bertulis ayat dari Alkitab dan dibungkus sepaket dengan anggur Perjamuan Kudus.
Apa yang baik ini menjadi hal yang kurang baik. Umat mengalami distraksi dalam momen yang kudus. Alih-alih menghayati makna roti sebagai lambang tubuh Kristus, umat justru berlomba mengeluarkan 'ponsel' mereka dan mendokumentasikan ayat dalam hosti tersebut dan kehilangan momen yang kudus.
Apa yang terjadi dalam kehidupan umat pada masa kini tersebut bertolak belakang dengan apa yang terjadi pada masa Yesus. Pada masa Yesus, roti tak beragi yang dipecahkan sungguh berarti. Bahkan karena roti yang dipecahkan itu, Kleopas dan temannya menyadari bahwa orang yang berjalan bersama mereka dan tidak mereka kenal itu adalah Yesus, Guru mereka.
Roti tak beragi yang terpecah bisa membuat mereka melihat wajah Yesus. Apakah kita bisa melihat wajah Yesus dalam karya Ciptaan-Nya?