Air Hidup Yang Memulihkan Ciptaan

Demikian pentingnya air dalam kehidupan manusia. Tubuh manusia juga sebagian besar terdiri dari air. Oleh karena itu, Tuhan Yesus menggambarkan Diri-Nya sebagai air hidup. Siapa yang di dalam dirinya ada Tuhan Yesus tidak akan pernah 'haus' lagi, akan terus hidup.

Namun oleh dosa, hidup manusia terpisah dari Allah Sang Sumber hidup. Relasi manusia dengan Allah harus dipulihkan. Melalui Tuhan Yesus-lah pemulihan itu terjadi. Melalui-Nya hadir kehidupan, pendamaian dan pemulihan. Rasul Paulus menjelaskan bahwa melalui iman kepada Kristus, manusia dibenarkan dan diperdamaikan dengan Allah.

Melalui Tuhan Yesus, jalan menuju hidup baru yang penuh pengharapan terbuka. Manusia memiliki pengharapan untuk mendapatkan hidupnya kembali.

Dosa tak hanya merusak relasi manusia dengan Allah, tetapi relasi manusia dengan ciptaan lain juga rusak. Banyak manusia yang tak lagi peduli pada lingkungan hidupnya. Tanah dijarah, isinya diambil dan kulitnya dibiarkan rusak. Hutan dibabat habis, kayu diambil dan hutan gundul dijadikan pajangan. Demikian juga air juga tak lagi dipedulikan. Sungai-sungai dibiarkan rusak dan dipenuhi sampah.

Manusia yang telah dipulihkan seharusnya juga memulihkan alam yang rusak ini. Alam ciptaan Tuhan bukan hanya menyediakan apa yang dibutuhkan oleh manusia, tapi juga memerlukan uluran tangan manusia agar tetap lestari.