Lihat dan Tinggallah Dalam Dia
Dalam kisah klasik Perjalanan ke Barat, Sun Wu Kong dan rombongannya menghadapi ribuan rintangan demi satu tujuan: memperoleh Kitab Suci. Keinginan mereka lahir dari kesadaran akan betapa berharganya tujuan tersebut. Di titik ini, kita perlu bertanya pada diri sendiri: dalam pengiringan kita kepada Kristus, apa sebenarnya yang kita cari?
Sering kali kita terjebak hanya mencari berkat-Nya, bukan Pribadi-Nya. Padahal, Yesus adalah Sang Anak Domba Allah—identitas yang merangkum pembebasan (Kel. 12), penghapuskan dosa (1m 4), dan pengorbanan yang memulihkan (Yes. 53). Pertanyaan Yesus, “Apa yang kamu cari?”, tetap relevan hingga detik ini.
Undangan Yesus bukanlah sekadar ajakan untuk menambah wawasan kognitif, melainkan panggilan untuk tinggal bersama-Nya. Mengaku percaya dengan mulut saja tidaklah cukup. Kita butuh kesediaan hati untuk menetap, dikenal, dan dibentuk oleh-Nya. Sebab, hanya dengan tinggal di dalam Kristus, kita menerima identitas baru yang memampukan kita menjadi saksi-Nya yang berdampak bagi dunia.